March 26, 2019

Objek Wisata Pemandian Cibulan Kuningan


Beberapa waktu lalu saya diajak adik saya untuk berwisata ke Pemandian Cibulan Kuningan Jawa Barat. Wow! Saya yang beberapa bulan ini tinggal di daerah perbatasan Cirebon Kuningan, tepatnya Kabupaten Beber, sekalipun belum pernah jalan-jalan ke tempat-tempat wisata yang ada di Kuningan. Berhubung ada yang ngajak yaitu Adik sendiri, kalau begitu baiklah ... kalau tidak dicoba dan dipaksakan, tidak akan pernah
tahu, ada apa saja di Kuningan?.



Saya melewati jalan raya Cilimus, ternyata banyak tempat-tempat wisata di sekitaran sini. Karena niat dari rumahnya, kita kepengen jalan-jalan ke Cibulan jadilah, memantapkan diri bersama keluarga, kita masuk ke tempat pemandian Cibulan. Ada apa saja di sana? Ikutin terus cerita saya?



Tiket masuknya Rp. 17k/orang dewasa, Rp. 15k/orang anak-anak. Tiket parkir Rp. 3k/motor dan Rp. 5k/mobil. Pas memasuki area parkir. Saya disambut dengan tulisan yang cukup panjang dan sangat terbaca. Yaitu Selamat Datang Di Objek Wisata Cibulan. Setelah melewati kasir, kita langsung takjub dengan yang ada di kolam.


Selama ini kan kita tahunya dari televisi, kalau ada ikan di kolam Cibulan dan ternyata benar ... sekaligus kita bisa berenang dengan ikan-ikan itu. Nah, ikan-ikan ini subur-subur ya ... banyak makan, jadi besar-besar, dan satu lagi kalau mau berenang di kolam ini gak perlu takut ikannya gigit karena si ikan-ikan ini gak punya gigi lho guys jadi aman. 

Di sini ada beberapa kolam renang beserta ikannya:
Kolam satu untuk anak-anak setinggi pinggang orang dewasa, bersebelahan dengan kolam dua setinggi dada orang dewasa.


Ada lagi kolam tiga, nah! Ini diperuntukan untuk orang dewasa yang ingin ngojay ... bersama ikan-ikan tentunya.



Buat yang nggak niat berenang, nggak perlu khawatir karena bisa nyemplung sekalian kasih makan ikan. Mau tau ikan ini makanannya apa? Sukro! Rugi deh! Kalau gak nyobain sensasi dinginnya air kolam ini. Brrrr... beneran dingin kayak air es.

Setelah usut sana-sini alias ngegosip sama sesama pengunjung. Ikan ini di kramatkan, boleh pegang, boleh dikasih makan tapi gak boleh di pancing apalagi di bawa pulang. Mitosnya, ikan ini disebut ikan dewa yakni jelmaan dari para Prajurit Siliwangi. Konon katanya pula kalau ikan ini bila dihitung jumlahnya tak pernah sama, selalu berbeda tiap orang. Allahualam ... .

Jalan lurus saja ke dalam tempat wisata dan berkeliling ternyata banyak spot foto yang menurut saya istagramable nih guys. 









Pihak pengelola sengaja membuat tiap sudut lahan menjadi spot yang menarik untuk anak muda milenial yang hobby selfie. Tentu saja ada yang gratis dan ada yang membayar. Nggak apa-apa guys kalau bayarnya cuma Rp. 2k/spot. 



Ada juga spot yang menawarkan untuk foto langsung cetak di tempat ... bayarnya cuma Rp. 25k ukuran 7R.


Berhubung saya datangnya pas hari selasa yakni hari biasa bukan hari libur atau weekend, jadilah tempat wisatanya agak senggang.

Mau terapi ikan? Di sini juga ada, cukup membayar Rp. 5k/orang bisa terapi sepuasnya kalau lagi nggak ramai. Ikannya itu lho lucu-lucu bingitz. Waktu kaki nyemplung langsung diserbu sama ikan kecil-kecil kayak gini. 



Biasanya anak-anak masih ingin bermain-main kan Mom? Permainan anak-anak banyak di sini.





Buat pembaca blog yang masih penasaran, masih ada tayangan youtube. dijamin lebih lengkap. klik video di bawah ya ...




Wah ... itu dia guys jalan-jalan saya kali ini bersama keluarga ke Objek Wisata Pemandian Cibulan Kuningan Jawa Barat. Buat temen-temen yang kebetulan lewat Cirebon-Kuningan, jangan lupa mampir ke Objek Wisata ini.

Terimakasih sudah mampir ke Blog aku. Tinggalkan komentar kamu di bawah ya ... sampai jumpa di Blog jalan-jalan aku selanjutnya.


Salam


February 12, 2019

MEMBUAT KARAMEL CAKE TANPA MIXER




Emak-emak suka masak? Iya pasti. Masak apa dulu? Kalau bikin kue suka? Apapun yang emak masak pasti dimakan sama anak dan suami ya kan?.


Nah baru-baru ini saya menghadiri acara ‘food literasi’ yang diselenggarakan oleh Perpustakaan 400. Temanya baking cake membuat karamel cake, serupa Cooking Class gitu.

Acara ini ternyata banyak dihadiri dan diminati oleh Ibu-Ibu dari beragam komunitas literaci Perpustakaan 400. Ada yang dari komunitas Talikur, komunitas Blogger (hanya saya sendiri yang hadir). Ada juga Ibu-Ibu penggiat usaha kue rumahan yang sudah memiliki usaha snack box seperti narasumber kita Mom Hani ini. Sudah memiliki usaha Snack box yang diberi nama Azzahra cake, memberikan ilmunya membuat karamel cake.


Nah kali ini saya mau berbagi resep  buat pembaca blog untuk membuat karamel cake ala Mom Hani. Ternyata membuat karamel cake itu tidak sesusah yang dibayangkan lho mak! 


Karena bagi Ibu-Ibu muda, apalagi pengantin baru yang peralatan dapurnya masih ala kadarnya masih belum punya mixer. Nah Mom Hani ini mencontohkan membuat kue tanpa alat mixer tapi tetap ngembang seperti kocokan mixer pada umumnya. So pasti, angin segar buat Ibu-Ibu muda nih yang suka bikin kue tapi terkendala oleh ketidakpunyaan alat mixer.


Contek yuk contek apa aja sih bahan-bahannya? dan bagaimana cara bikinnya? Cekidot yup!


KARAMEL CAKE

Resep bahan-bahan:

200 ml          ......................              SKM Putih
100 gr           ......................              Margarine
8 butir          ......................              Telur
180 gr           ......................              Tepung Telur
50 gr             ......................              Tepung Maizena
1 sdt              ......................              Soda Kue
400 gr           ......................              Gula Pasir
450 ml          ......................              Air Panas

Cara membuat:

1.     Masak gula pasir hingga berwarna coklat. Masukkan air panas, biarkan mendidih dan gula larut. Angkat, dinginkan.


2.     Kocok margarine dan susu kental sampai putih. Masukan telur satu persatu sambil terus di kocok.

  

3.     Masukan tepung terigu yang telah diayak bersama baking soda dan tepung maizena sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.

   

4.     Tuang karamel (No.1) kedalam adonan sedikit demi sedikit. Sambil diaduk hingga rata.
   

5.     Tuang adonan kedalam loyang tulban yang diolesi margarine dan ditaburi tepung terigu.
    

6.     Panggang dalam oven dengan Suhu 180⁰C selama ± 40 menit / hingga matang.



 

Hasil 1 loyang kue bisa jadi 25 potong. Banyak kan mak? Lumayan ne... kalau ada acara arisan, nengokin teman yang sedang sakit, ke kondangan, piknik dan segala macam acara kue ini cocok jadi hantaran atau sekedar oleh-oleh icip-icip masakan kue bikinan sendiri.

Keluarga, sodara dan teman-teman pasti suka sama karamel cake. Pastinya karamel cake ini juga bisa dimasukan ke dalam list menjadi salah satu menu andalan bagi Ibu-Ibu yang punya bisnis snack box.


Gimana Ibu-Ibu? Mau coba bikin langsung di rumah? Selamat mencoba ya...

Terimakasih buat teman-teman yang sudah berkunjung ke blog saya. Jangan lupa tingkalkan komentar di bawah ya... biar aku juga bisa blokwalking ke blog kamu.

Sampai jumpa di blog aku yang lainnya

Salam

February 6, 2019

PASAR DIGITAL ‖ PASAR TJENGKIR GADING CIREBON



Destinasi wisata di Indonesia sepertinya sedang bergelora menghadirkan tempat-tempat wisata baru yang mulai dimunculkan kepermukaan lewat wisata digital. Nah yang sedang hits di tiga tahun terakhir adalah adanya pasar digital, yaitu tempat orang-orang berkumpul secara beramai-ramai yang didalamnya selain kita bisa berbelanja barang-barang yang di jual di pasar sekaligus bisa menikmati acara tontonan yang diadakan oleh pasar itu sendiri.


Baru dari kota Cirebon, adanya Pasar Digital yang mulai dibuka untuk masyarakat umum. Tempatnya di kabupaten Cirebon daerah Kenanga Sumber. Yang suka jalan-jalan ke Cirebon pasti sudah hapal sama daerah Sumber ya kan?.

Aksesnya mudah di jangkau, kalau kamu dari kota Cirebon untuk sampai ke Pasar Tjengkir Gading bisa naik angkot GS jurusan Gunung Sari - Sumber (warna biru telor asin angkotnya), sampai Pasar Sumber atau Kapolres Sumber. Di lanjut lagi naik angkot jurusan Kramat (warna kuning angkotnya) turun di Alfamart Kenanga Sumber. Pas banget disamping Alfamart agak dibelakang dikit tempatnya itu Pasar Tjengkir Gading.


Pasar ini dibuka setiap hari Minggu dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang. Walaupun tidak dibuka satu hari penuh. Dari pagi sampai siang acaranya padat guys. Banyak sekali acara-acara yang diadakan oleh pihak panitia Pasar Tjengkir Gading, diantanya:


1    Hiburan yang ditampilkan seluruhnya berasal dari komunitas-komunitas sekitar Cirebon.

      ·   Tari-tarian Daerah

Tari Topeng khas Cirebon

Tari Jaipong khas Jawa Barat.

      ·    Musikalisasi Puisi.


      ·    Band-band anak muda daerah sekitar pasar, dsb.


     Mereka  yang ingin menyumbangkan kebolehan dan keberanianya tampil di muka umum, bisa sekali mendaftar kepada panitia Pasar. Semuanya GRATIS alias tidak di pungut biaya.



Suka foto lalu di posting di Sosial Media? Nah ada nih zona Spot Foto yang Instagramable banget buat kalangan anak milenial. Disini banyak banget yang dapat dijadikan sasaran foto karena spotnya banyak. Jadi jangan takut ngantri.


Untuk masuk ke spot foto ini sebenarnya GRATIS tapi panitia menyediakan kotak untuk para pengunjung yang ingin menyumbang ala kadarnya untuk pemeliharaan dan perbaikan bila ada spot-spot foto yang mengalami kerusakan. Jadi jangan pelit-pelit nyumbang yah.









Zaman serba Gadget ini apa-apa pakai HaPe. Terutama untuk anak-anak usia Sekolah. Tidak sedikit yang kemudian kecanduan main Gadget. Jadinya banyak anak-anak sekarang yang gak kenal sama permainan jadoel. Padahal permainan-permainan jaman dulu itu juga gak kalah seru loh dengan game online. Permainan-permainan yang diperkenalkan di pasar ini diantaranya:

·         Lompat tali (karet)


Itu loh! Mainan karet yang dimainkan beberapa orang dibagi menjadi dua kelompok. Ada yang jaga untuk pegangin karetnya dan ada yang main terus lompat. Kalau lompatannya gagal berarti mati terus gantian jaga pegangin karetnya.

·         Bola bekel


Mainan ini terdiri dari bola dan gapit. Gapit itu batu yang bisa kita ambil setelah melempar bola. Gapit macam-macam bentuknya tergantung punyanya model apa. Ada yang pake batu krikil, kerang-kerangan dan beneran gapit bentuknya. Sahnya sih yang terakhir hehehe.

·         Tembak-tembakan bambu


Biasanya ini mainan para cowok ya kalau cewek yang main ini berarti dia tomboy banget. Mainan tembak-tembakan ini terbuat dari bambu. Biasanya  pelurunya dibuat dari kertas koran dibasahin. Lalu di bulet-bulet kecil-kecil dimasukkan ke bambunya, terus di tembak-tembakin deh. Bunyinya mirip letusan pistol beneran. Dan ini gak berbahaya. Karena koran basah jika ditembakan ke tangan tidak menyakitkan sama sekali.

·         Gangsing


Anak cowok juga pasti hapal sama mainan ini. Mainan yang dililitkan pakai tali lalu di tarik talinya kemudian gangsingnya berputar cepat. Buat anak milenial, mainan ini seru banget. Saya aja suka ngeliatnya.

·         Congklak

Siapa yang dulu waktu kecil suka main congklak? Saya dong hehehe, karena congklak bisa dimainkan oleh anak perempuan ataupun laki-laki tapi utama yang suka main ini sih anak perempuan ya.

Terdiri atas 14 lubang anakan yang berukuran kecil dan 2 lubang ibu besar. Bermainnya menggunakan biji congklak yang diisikan ke lubang anakan kecil dan berakhir di lubang ibu besar. Siapa yang berhasil mengumpulkan biji paling banyak di lubang ibu besar berarti dialah pemenangnya.

·         Egrang


Mainan ini unik dan membutuhkan keahlian berjalan dengan alas kaki yang tak wajar. Kenapa begitu. Kalau berhasil berjalan dengan baik, mainan ini mengasyikan tapi kalau dikit-dikit jatuh, dikit-dikit jatuh. Pegel ya tapi bikin penasaran. Mau coba? Datang ke pasar Tjengkir Gading buat coba sendiri.

·       Dam Daman



Permainan yang satu ini mirip catur. Makan memakan. Eh... bukan biji batunya yang dimakan ya.

Di pasar ini Panitia mencoba memperkenalkan kembali ke anak-anak yang berkunjung ke pasar untuk ikut bermain bersama kakak-kakak Panitia. Ternyata antusiasnya meriah loh. Anak-anak yang datang ke pasar ini selain bisa foto-foto, jajan-jajan dan menikmati hiburan. Mereka juga bisa bermain layaknya bermain di halaman rumah mereka sendiri. Yang tadinya gak tahu nama mainan dan cara memainkannya. Mereka jadi tambah tahu dan makin banyak ilmu. Seru kan? Makanya ajak putra dan putri pembaca main ke sini ya.



Alat tukar mata uang khas Pasar Tjengkir Gading


Mau belanja di Pasar Tjengkir gading? Uang beneran kamu gak laku disini. Jadi Jangan lupa tukar dulu uang benerannya dengan alat tukar khas dari Pasar Tjengkir Gading. Tiap koin memiliki angka. Tiap angka tinggal di tambah angka ‘0’-nya aja sendiri. Contoh angka 1 = 1000. Disini tersedia koin angka 1 – 50. Jadi kalau mau belanja di tukar dulu ya ke Stand Penukaran Uang. Di jamin deh belanja kamu makin seru, karena alat tukarnya yang tidak biasa.




Menonton pertunjukan kreasi dari anak-anak muda milenial sudah. Mainan seru-seruan sudah. Saatnya isi perut biar gak oleng hehehe... namanya juga pasar yang jual makanan banyak. Sebanyak pilihan maunya makan berat atau makan ringan. Abis makan berat terus nyemil yang enak-enak juga ada guys.

Kalau sudah di Cirebon jangan ketinggalan cobain makanan khasnya. Berhubung pasar ini bukanya pagi sampai siang jadi cobain yak sarapannya orang Cirebon itu apa. Yup! Nasi Jamblang dan Docang.

1.      Nasi Jamblang


Nasi yang dibungkus daun jati ini unik banget. Makan diatas daun pisang sudah biasa ya. Kalau makan alasnya daun jati cuma Nasi Jamblang yang punya kekhasannya begitu. Nasi dengan aneka lauk pauk siap menggugah selera makanmu.

2.      Docang



Suka makan-makanan yang berkuah pagi-pagi di udara yang dingin terus ketemu yang anget-anget sarapannya kayak Docang ini. Lontong, daun singkong rebus, tauge rebus, di siram kuah dage yang sedap banget, pake krupuk khas buat docang terus ditaburi parutan kelapa. Bikin sarapanmu jadi hangat.

Dan ada lagi makanan yang lain-lain nah yang ini sih sudah biasa ya ada di mana-mana.

3.      Ketoprak


4.      Karedok



5.      Jajanan Pasar


6.      Oleh-oleh


7.      Cemilan

Cilok

Martabak Mini




Tak lengkap rasanya setelah berkunjung ke pasar Tjengkir Gading gak bawa cindera mata khas Cirebon. Cindera mata ini cocok banget buat oleh-oleh/buah tangan dari Cirebon. Pernak-perniknya bagus-bagus guys karena semuanya handmade. Sodara-sodara pasti seneng dapet oleh-oleh yang unik.





Jadi gitu guys jalan-jalan Mingguan kita kali ini. Yang biasa ke Mall kalau hari Minggu atau pergi ke Pasar Tradisional. Nah mulai saat ini bisa kalau hari minggunya menyempatkan waktunya untuk pergi ke Pasar Gigital Tjengkir Gading.

Oke teman-teman semoga ulasan saya kali ini menginspirasi buat teman-teman yang jalan-jalannya ke yang itu-itu saja tempatnya. Semoga bisa menjadi referensi jalan-jalan kamu dan di list di buku catatan kamu.

Terimakasih ya sudah berkunjung. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar agar saya bisa blogwalking ke blog kamu guys.

Salam

Objek Wisata Pemandian Cibulan Kuningan

Beberapa waktu lalu saya diajak adik saya untuk berwisata ke Pemandian Cibulan Kuningan Jawa Barat . Wow! Saya yang beberapa bulan ini ...